Cara Pengukuran, Analisis, Dan Perbaikan Managemen Sekolah - Digital Store - Digital Store
Open 08.00 sd 17.00 WIB Minggu Libur - No Call (Telp)
SMS 0856 4088 1921

( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Cara Pengukuran, Analisis, Dan Perbaikan Managemen Sekolah

Sunday, May 4th 2014.

Cara Pengukuran, Analisis, Dan Perbaikan Managemen Sekolah – Kembali lagi di Entingganesha.com, saya Faris Dedi Setiawan kali ini akan sharing mengenai Bagaimana Cara Pengukuran, Analisis, Dan Perbaikan Managemen Sekolah ? saya akan kupas tuntas bagaimana caranya. Baik langsung saja ke pembahasan.

Pusat File Digital Indonesia Logo

Pengukuran, Analisis, Dan Perbaikan 

Umum

Untuk memperagakan kesesuaian penyelenggaraan proses belajar mengajar, memastikan kesesuaian sistem manajemen mutu dan terus – menerus memperbaikinya, SMA Anda merencanakan dan menerapkan proses – proses pemantauan, pengukuran, analisis dan perbaikan yang diperlukan. 

Pemantauan Pengukuran 

Kepuasan pelanggan

  • Salah satu pengukuran kinerja sistem manajemen mutu dilakukan melalui pemantauan informasi berkaitan dengan persepsi siswa atau peserta pembelajaran sebagai pelanggan, apakah SMA Anda telah memenuhi persyaratan pelanggan.untuk mengukur kepuasan siswa.
  • Evaluasi kepuasan siswa terhadap penyelenggaraan proses belajar mengajar  dilakukan pada tiap akhir semester.
  • Mekanisme Kepuasan Pelanggan dijelaskan dalam Prosedur Pengukuran Kepuasan Pelanggan.

 

Audit Internal

  • Untuk menilai apakah sistem manajemen mutu SMA Anda telah memenuhi pengaturan yang direncanakan pada persyaratan standar ISO 9001: 2008 dari sistem mutu organisasi ,serta diteraktif SMA Anda melaksanakan Audit Mutu Internal.
  • Jadwal pelaksanaan audit internal disusun berdasarkan status dan pentingnya proses dan bidang yang diaudit, serta hasil audit yang lalu.
  • Untuk memastikan terkendalinya proses pelakssanaan audit harus ditetapkan kriteria, lingkup, frekuensi dan metodenya.
  • Auditor yang melaksanakan kegiatan audit, dipilih secara cermat yaitu yang harus terlatih dan mandiri.
  • Manajemen yang bertanggung jawab atas bidang yang diaudit harus memastikan bahwa tindakan dilakukan tanpa ditunda untuk meniadakan ketidaksesuaian yang ditemukan dan penyebabnya pada waktu yang dilaksanakan audit. auditor yang lain atau yang sama harus ditugaskan untuk melakukan audit tindak lanjut, yang meliputi verifikasi tindakan yang dilakukan dan melaporkan hasil verifiikasinya.
  • QMR bertanggung jawab atas pelaksanaan audit mutu internal. Rincian  lebih lanjut tentang kegiatan audit ini dijelaskan dalam Prosedur Audit Mutu Internal

 

Pemantauan dan Pengukuran Proses

Pemantauan dan pengukuran proses pembelajaran dapat dilakukan melalui :

  • Proses kegiatan pembelajaran dilakukan dengan memantau kehadiran guru/ tenaga pendidik dan jurnal realisasi pembelajaran, kehadiran peserta pembelajaran,berita acara ujian atau penilaian oleh Wakil Kepala Sekolah 1 kali dalam setiap pelaksanaan proses pembelajaran.
  • Pemantauan terhadap pencapaian sasaran mutu dari setiap proses pembelajaran dilakukan oleh QMR.
  • Mekanisme Pemantauan dan Pengukuran Proses dijelaskan dalam :
  1. Prosedur Pelaksanakan Ulangan Harian Terprogram
  2. Prosedur Pelaksanaan Ujian Nasional

 

Pemantauan dan pengukuran hasil pembelajaran

  • Pemantauan Peserta Pembelajaran

Pemantauan terhadap  peserta dilakukan melalui pemeriksaan kelengkapan persyaratan administrasi pada saat kedatangan, dan daftar hadir selama mengikuti praktek kerja diindustri bagi yang melaksanakan.

  • Peningkatan Kompetensi Peserta Pembelajaran

Pemantauan terhadap peningkatan kompetensi peserta pembelajaran dilakukan melalui beberapa pendekatan antara lain : penyelesaian tugas – tugas  dan latihan tes penilaian atau uji kompetensi.

  • Pemantauan penyaji mata pembelajaran

Pemantauan terhadap penyaji mata pembelajaran dilakukan melalui jurnal realisasi pembelajaran yang diisi dan ditandatangani oleh tenaga pendidik atau guru.

  • Mekanisme Pemantauan dan Pengukuran Hasil Pembelajaran dijelaskan dalam
  1. Prosedur Penilaian Hasil Belajar
  2. Prosedur Laporan Hasil Belajar

 

Pengendalian Pembelajaran Tidak Sesuai

  • Proses Kegiatan Pembelajaran tidak sesuai pada proses pembelajaran dapat terjadi pada : peserta pembelajaran, jadwal pembelajaran, tenaga pendidik atau guru, materi pembelajaran, bahan ajar, struktur dan diskripsi program, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan fasilitas pembelajaran
  • Rincian terhadap proses pembelajaran tidak sesuai yang ditemukan melalui proses pemantauan dan pengukuran, harus dicatat dan dikendalikan untuk dilakukan perbaikan
  • Rincian ketidaksesuaian harus ditinjau, dinilai dan disampaikan kepada petugas yang berwenang untuk ditetapkan tindak lanjutnya, sesuai ketidaksesuaian proses pembelajaran kegiatan tersebut.
  • Petugas yang bertanggung jawab terhadap pengendalian tindak lanjut harus mendokumentasikan hingga ketidaksesuaian diperbaiki
  • Pelaksanaan tindak lanjut atas proses pembelajaran yang tidak sesuai dan harus dipantau dan didokumentasikan
  • Waka I bertanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap pembelajaran yang telah dilakukan dan telah benar dan tepat sesuai dengan perencanaan
  • Pengendalian proses pembelajaran tidak sesuai pada proses pembelajaran di SMA Anda diatur lebih rinci dalam Prosedur Pengendali Produk Tidak Sesuai tentang pengendalian produk tidak sesuai

 

8.4      Analisis Data

  • Data yang terkait mengenai kepuasan pelanggan, kesesuaian proses pembelajaran, karateristik dan kecenderungan dari proses dan proses pembelajaran termasuk peluang dilakukannya tindakan pencegahan dan kinerja supplier dan dianalisis.
  • Wakil Kepala Sekolah dan staff ditunjuk untuk menilai manfaat dan kebutuhan dengan menggunakan teknik statistik diberbagai aktivitas dan tahap proses dalam lembaga yang terkait dengan data kepuasan lembaga. bila suatu aktivitas dipandang perlu menerapkan proses statistik, maka cara pengumpulan data, pengolahan dan pengambilan keputusan ditentukan dan didokumentasikan.
  • QMR ditunjuk untuk melakukan analisis mengenai Kesesuaian Pembelajaran, karateristik dan kecenderungan dari proses dan pembelajaran termasuk peluang dilakukannya tindakan pencegahan.
  • Sub bagian tata usaha ditunjukkan untuk melakukan analisis mengenai kinerja supplier.
  • Petugas – petugas yang mengumpulkan, menganalisis data dan  menyusun informasi berdasarkan data yang diumpulkan .
  • Hasil semua analisis data harus didokumentasikan dengan baik dan dinilai untuk menentukan tingkat kinerja dan tindakan koreksi bila diperlukan.

 

Perbaikan

Perbaikan berlanjut

  • Sebagai upaya lakukan perbaikan kesinambungan SMA Anda  mengadakan rapat tinjauan manajemen  yang dipimpin kepala SMA Anda.
  • Setiap bulan diadakan rapat stap bulanan untuk mengadakan koreksi seperlunya terhadap sasaran mutu dan hal – hal yang menyangkut pada pelaksanaan sistem manajemen mutu
  • Bentuk tindakan perbaikan berlanjut dilakukan dengan memperhatikan :
  1. Analisis data penyelenggaraan pembelajaran.
  2. Tindakan koreksi dan pencegahan.
  3. Hasil audit , baik audit internal maupun eksternal.
  4. Permintaan pelanggan.

 

Tindakan korektif

  • Tindakan korektif dilakukan :

–          Bila terjadi ketidaksesuaian yang berulang dan berdampak buruk terhadap    kualitas dari proses dan pembelajaran

–          Kegagalan pencapaian sasaran mutu

–          Adanya keluhan pelanggan

  • QMR atau ketua unit kerja harus mengusahakan untuk meneliti penyebab ketidaksesuaian yang nyata maupun yang potensial
  • Tindakan koreksi yang sesuai harus diterapkan tepat waktu
  • Tindakan koreksi harus memastikan tidak terulangnya ketidaksesuaian
  • Tindakan koreksi lebih lanjut dirinci didalam Prosedur Tindakan Korektif
  • Hasil dari aktivitas tiindakan korektif harus didokumentasikan

 

Tindakan pencegahan

  • Setiap bulan diadakan rapat untuk mendiskusikan masalah – masalah yang berkaitan dengan tindakan pencegahan
  • QMR, seksi publikasi dan unit kerja yang berkaitan dengan proses pembelajaran  mengumpulkan data untuk dianalisis dalam rapat bulanan tentang kemungkinan terjadinya suatu masalah atau ketidaksesuaian potensial
  • Rapat juga menilai keperluan dilakukannya pencegahan untuk meniadakan kemungkinan terjadinya ketidaksesuaian potensi tadi
  • Kepala SMA Anda  tadi akan menugaskan unit kerja terkait untuk melaksanakan tindakan pencegahan yang diperlukan
  • Wakil kepala akan memantau tindakan pencegahan beserta akibat tindakan tersebut, sehingga tindakan tidak akan menimbulkan dampak yang merugikan
  • Rekaman tindakan pencegahan disimpan disekretariat QMR dan unit kerja terkait dengan tindakan dimaksud.
  • Mekanisme Tindakan Pencegahan dijelaskan dalam Prosedur Tindakan Pencegahan.

 

 

1,707 total views, 1 views today

Best Seller
Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 Edisi Revisi

33%

Rp 600.000 900.000
Best Seller
Jual Perangkat Pembelajaran Agama islam Kurikulum 2013 Kelas 10

25%

Rp 600.000 800.000
Best Seller
Rp 2.500.000
Best Seller
Rp 2.500.000
Best Seller
Tutorial PAKET 4 (2 LISENSI)

4%

Rp 495.000 515.000
Best Seller
Tutorial PAKET 3 (2 LISENSI)

4%

Rp 495.000 515.000

Cari Produk

Temukan Kami di